Perubahan Kehidupan Manusia Dari Kehidupan Tradisional ke Kehidupan Modern

Perubahan Kehidupan Manusia Dari Kehidupan Tradisional ke Kehidupan Modern

Posted on

Perubahan Kehidupan Manusia Dari Kehidupan Tradisional ke Kehidupan Modern – Peruahan perubahan yang terjadi bisa berjalan sangat cepat dan bisa juga sangat lambat, perubahan itu sendiri bisa di sebabkan oleh lingkungan tempat dimana kehidupan masyarakat itu sendiri berjalan atau adanya kontak dengan kebudayaan dari luar yang bisa menyebabkan adanya terjadi perubahan dalam kehidupan masyarakat.

A. Masyarakat Tradisional

Yaitu masyarakat yang masih berpegang teguh dengan ajaran nenek moyang atau adat istiadat, pada zaman dahulu kehidupan sehari hari yang di lakukan masyarakat tradisional tidak bisa di lepaskan dari ajaran yang di berikan dan di wariskan oleh nenek moyangnya, mereka hidup dengan berpegang teguh pada ajaran tersebut.

Masyarakat tradisional biasanya di tandai dengan berpegang teguh dengan ajaran nenek moyang, belum mengenal teknologi, mata pencarian homogen, masih menggunakan alat tradisional dan lain sebagainya dimana kehidupan masyarakat belum terpengaruhi dengan adanya perubahan yang terjadi di lingkungannya karena kehidupan mereka yang masih sangat kental dengan ajaran adat istiadat yang diwariskan oleh nenek moyang mereka.

B. Masyarakat Modern

Yaitu masyarakat yang sudah mengalami sebuah perubahan didalamnya di mana sudah tidak terlalu berpegang teguh dengan adat istiadat.

Masyarakat modern juga bisa di artikan menjadi era serba maju dan modern dimana masyarakatnya lebih maju dalam teknologi dan informasi serta dalam ilmu pengetahuan masyarakat modern sendiri di tandai oleh dengan majunya teknologi informasi, ilmu pengetahuan, dan mata pencarian heterogen.

Masyarakat modern sendiri lebih mengutamakan logika dan memprioritaskan pada nilai nilai budaya yang lebih terarah ke beradapan yang lebih maju dalam menjalani kehidupan sehari hari.

C. Bentuk Perubahan Sosial

  1. Religi atau sistem pencarian

Pada masyarakat tradisional sistem kepercayaan mereka itu tergantung pada ajaran ajaran dari nenek moyang mereka masyarakat tradisional dulu menganut kepercayaan ananisme dan dinamisme masyarakat di zaman dulu yang percaya akan dinamisme dan animisme melakukannya dengan cara menaruh sesaji di bawah pohon besar dan meminta sesuatu dari pohon tersebut yang di anggapnya memiliki kekuatan oleh masyarakat.

Sedangkan animisme di lakukan dengan mengadakan upacara adat mereka mengundang roh roh nenek moyang dengan melakukan ritual dan beberapa sesaji agar roh roh nenek moyang hadir dan ikut serta dalam upacara adat tersebut.

2. Teknologi

Pada zaman dahulu masyarakat tradisional masih menggunakan teknologi yang sederhana seperti mencari dan mengolah sebuah makanan menggunakan peralatan seadannya, membajak sawah juga menggunakan alat yang sederhana seperti sapi atau kerbau, berkomunikasi menggunakan surat, belum mengenal media sosial dan sebagainya.

Seiring mulainya berkembangnya teknologi mesyarakat tradisional sendiri mulai mengenal, mempelajari, dan menggunakan teknologi yang modern kemudian seiring berjalannya waktu dengan mulai mengikuti perkembangan zaman dalam menggunakan teknologi masyarakat tersebut mulai mudah dalam melakukan kegiatan sehari hari, seperti membajak sawah menggunakan mesin traktor dan berkomunikasi menggunakan media sosial seperti BBM, LINE, Facebook, whatsApp, instagram dan sebagainya, kecanggihan teknologi ini bisa dirasakan untuk menjadi masyarakat modern dari kalangan muda, dewasa dan orang tua.

3 Sistem mata pencarian

Masyarakat tradisional masih sangat homogen seperti rata rata di desa bermata pencarian sebagai petani dan nelayan, karena faktor lingkungan itu sendiri yang sangat dominan agraris namun berjalannya waktu ada masyarakat yang kerja sebagai TKW, TKI, guru, pejabat, dan lainnya.

Mulai berubahnya sistem mata pencarian yang semakin heterogen merupakan salah satu bentuk perubahan dalam masyarakat yang di dorong ileh majunya dari tingkat pendidikannya, rasa ingin maju, ketidak puasan masyarakat terhadap hal tertentu.

4. Industri

Pada masyarakat tradisional pembagian kerja masih sangat sederhana alat yang digunakannya pun masih belum lengkap dan status yang di dapatkan berdasarkan dari keturunan sedangkan di masyarakat modern industrialisasi pembagian kerja yang sangat kompleks status yang di peroleh berdasarkan prestasi dan mulai terjadi sebuah pergeseran dalam peluang hidup diberbagai strata sosial demi mencapai kehidupan yang lebih maju berkembang dan makmur.

D. Dampak perubahan sosial

a. Dampak positif

  1. munculnya nilai dan norma baru dalam masyarakat
  2. munculnya struktur dan hubungan sosial yang baru
  3. tercapainya kesetaraan gender
  4. penguasaan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi semakin tinggi
  5. tingginya partisipasi politik
  6. terbukanya mobilitas sosial dalam suatu masyarakat maupun kelompok masyarakat

b. Dampak negatif

  1. adanya disorientasi nilai dan norma dalam masyarakat
  2. adanya perubahan pola perilaku masyarakat
  3. meningkatnya budaya konsumtif
  4. berkembangnya sifat individualisme karena berkembangnya teknologi dan majunya teknologi
  5. terdapat kesenjangan sosial dalam masyarakat adanya diferensiasi struktur sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *